C++ selain memiliki
struktur dan statement juga memiliki tipe data. Tipe data
dan Variabel memiliki satu - kesatuan yang tidak
bisa dipisahkan . Mengapa ? Karena dalam suatu proses kebanyakan yang
diproses itu adalah konstanta dan variabel , variabel yang tidak terdeteksi
jenis datanya tidak akan dapat di proses oleh komputer .Tipe data biasanya
ditulis diawal setelah tanda kurung kurawal " { ". Ada beberapa macam
tipe yang sering digunakan , diantaranya adalah char , int , float , double
, dan void . Berikut adalah beberapa penjelasan tentang masing -
masing tipe data beserta contoh penggunaannya.
Penjelasan
· char
Tipe data char adalah tipe data berupa karakter dan memiliki jumlah bit sebanyak 8. Tipe data char biasanya digunakan untuk nama , alamat , jenis , dan lain - lain .
Contoh :
char nama , alamat , jenis kelamin ; ------------- Penulisan yang Salah
char nama , alamat , jenis_kelamin ; ------------- Penulisan yang Benar
Berdasarkan coding diatas berarti nama , alamat , dan jenis kelamin termasuk tipe data char dan dapat diproses oleh komputer .
Tipe data char adalah tipe data berupa karakter dan memiliki jumlah bit sebanyak 8. Tipe data char biasanya digunakan untuk nama , alamat , jenis , dan lain - lain .
Contoh :
char nama , alamat , jenis kelamin ; ------------- Penulisan yang Salah
char nama , alamat , jenis_kelamin ; ------------- Penulisan yang Benar
Berdasarkan coding diatas berarti nama , alamat , dan jenis kelamin termasuk tipe data char dan dapat diproses oleh komputer .
· int
Tipe data int adalah tipe data bilangan bulat dan memiliki jumlah bit sebanyak 16 .
Contoh:
int jumlah , a , b ;
a=3;
b=2;
jumlah=a+b;
cout<<jumlah;Variable diatas telah diberi tipe data , sehingga variabel - variabel tersebut mampu diproses dalam bentuk bilangan bulat oleh komputer.
Tipe data int adalah tipe data bilangan bulat dan memiliki jumlah bit sebanyak 16 .
Contoh:
int jumlah , a , b ;
a=3;
b=2;
jumlah=a+b;
cout<<jumlah;Variable diatas telah diberi tipe data , sehingga variabel - variabel tersebut mampu diproses dalam bentuk bilangan bulat oleh komputer.
· float
Tipe data float adalah tipe data bilangan pecahan ( pecahan persisi tunggal ) dan memiliki jumlah bit sebanyak 32.
Contoh:
int jumlah , banyak_data;
float rata_rata;
jumlah=30;
banyak_data=3;
rata_rata= jumlah / banyak_data;
cout<<rata_rata;
Tipe data float adalah tipe data bilangan pecahan ( pecahan persisi tunggal ) dan memiliki jumlah bit sebanyak 32.
Contoh:
int jumlah , banyak_data;
float rata_rata;
jumlah=30;
banyak_data=3;
rata_rata= jumlah / banyak_data;
cout<<rata_rata;
· double
Tipe data double adalah tipe data bilangan pecahan ( pecahan persisi ganda ) dan memiliki jumlah bit sebanyak 64.
Tipe data double adalah tipe data bilangan pecahan ( pecahan persisi ganda ) dan memiliki jumlah bit sebanyak 64.
· void
Tipe data void adalah tipe data yang tidak memiliki tipe dan memiliki jumlah bit sebanyak 0.
Tipe data void adalah tipe data yang tidak memiliki tipe dan memiliki jumlah bit sebanyak 0.
Dalam bentuk table
Nama
|
Keterangan
|
Ukuran
|
Jangkauan
|
Char
|
Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil
|
1 byte
|
signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
|
short int (short)
|
Bilangan bulat dengan jangkauan pendek
|
2 byte
|
signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
|
Int
|
Bilangan bulat
|
4 byte
|
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
|
long int (long)
|
Integer dengan jangkauan panjang
|
4 byte
|
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
|
Bool
|
Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false)
|
i byte
|
true or false
|
Float
|
Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah)
|
4 byte
|
3.4e +/- 38 (7 digit)
|
Double
|
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda
|
8 byte
|
1.7e +/- 308 (15 digits)
|
long double
|
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang
|
8 byte
|
1.7e +/- 308 (15 digits)
|
wchar_t
|
Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter
|
2 byte
|
1 karakter lebar
|
Perintah Input dan Output pada Bahasa C++
1. Perintah Output
Perintah Output adalah perintah yang digunakan untuk
mengeluarkan hasil proses komputer sehingga bisa dibaca oleh si pemakai (user).
Adapun media yang digunakan untuk menampilkan hasil output tadi bisa berupa
monitor atau dicetak ke kertas melalui printer. Salah satu fungsi untuk
menampilkan output dalam Turbo C++ adalah :
a.printf().
Fungsi printf() digunakan untuk mencetak data baik berupa
teks, numerik, konstanta maupun variabel.
b. Fungsi puts() digunakan untuk menampilkan data string
dan secara otomatis akan diakhir dengan perpindahan baris
c. Fungsi
putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter.berikut adalah contoh
penggunaan putchar() dan puts()
d. Fungsi cout
Penggunaan cout
stream dhubungkan dengan operator overloaded << (Sepasang tanda "less
than").
2. Perintah Input
Setiap bahasa pemrograman tidak akan bisa digunakan secara fleksibel jika tidak memiliki perintah input. Perintah input adalah sebuah perintah dalam bahasa program yang mampu meneruskan nilai dari operator untuk diproses oleh komputer. Perintah input memerlukan perangkat keras input, biasanya adalah keyboard. Dalam Turbo C++, terdapat tiga perintah input yaitu scanf(), getche(), getch() dan gets().
Setiap bahasa pemrograman tidak akan bisa digunakan secara fleksibel jika tidak memiliki perintah input. Perintah input adalah sebuah perintah dalam bahasa program yang mampu meneruskan nilai dari operator untuk diproses oleh komputer. Perintah input memerlukan perangkat keras input, biasanya adalah keyboard. Dalam Turbo C++, terdapat tiga perintah input yaitu scanf(), getche(), getch() dan gets().
a.Fungsi scanf()
Penggunaan scanf() biasanya dikombinasikan dengan
perintah printf(). Perintah printf() disini berfungsi sekedar menampilkan
keterangan tentang apa yang harus diinputkan, sehingga operator bisa langsung
mengerti harus memasukkan data apa. Untuk penentu format pada scanf().
Selain itu, penggunaan scanf() juga harus menyertakan
tanda ‘&’ pada awal nama variabel. Tanda ‘&’ disini befungsi sebagai
operator alamat (address operator).
Scanf() juga bisa digunakan untuk
menginputkan beberapa data sekaligus dalam satu baris asalkan jumlah dan tipe
penentu format sesuai dengan variabel yang akan diinputkan. Data yang akan
dimasukkan dapat dipisahkan dengan spasi, tab atau tanda pemisah lain seperti
koma (,), garis hubung(-), atau titik dua(:). Pemisah data dalam input yang
digunakan harus sama dengan pemisah data dalam scanf().
b.Fungsi getche()
Fungsi input getche() memiliki sifat
yang sedikit berbeda dari scanf(). Perbedaan tersebut antara lain :
1. Bila dalam scanf() jumlah karakter data yang diinputkan boleh bebas, maka dalam getche() hanya sebuah karakter yang bisa diterima.
2. Bila scanf() membutuhkan tombol RETURN/ENTER untuk mengakhiri input, maka dalam getche() tidak membutuhkannya. Input dianggap selesai begitu kita memasukkan satu karakter dan secara otomatis akan melanjutkan ke baris perintah berikutnya.
1. Bila dalam scanf() jumlah karakter data yang diinputkan boleh bebas, maka dalam getche() hanya sebuah karakter yang bisa diterima.
2. Bila scanf() membutuhkan tombol RETURN/ENTER untuk mengakhiri input, maka dalam getche() tidak membutuhkannya. Input dianggap selesai begitu kita memasukkan satu karakter dan secara otomatis akan melanjutkan ke baris perintah berikutnya.
getche() merupakan singkatan dari get character and
echo yang artinya ‘menerima sebuah karakter kemudian
tampilkan’. Input yang diterima getche() akan disimpan ke dalam variabel
karakter yang sebelumnya harus sudah dideklarasikan.
c.Fungsigetch().
Satu-satunya perbedaan antara getche() dan getch() adalah
getche()akan menampilkan karakter yang kita ketikkan, sedangkan getch() tidak
akan menampilkan, melainkan hanya menyimpannya dalam memori saja, jadi apa yang
kita ketikkan tidak akan muncul dilayar sebelum kita memberikan perintah untuk
mencetak nilai tersebut.
a. Fungsi getch() dan getche() digunakan untuk membaca data karakter.
a. Fungsi getch() dan getche() digunakan untuk membaca data karakter.
b. Karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan
penekanan tombol enter.
c. Tidak memberikan efek pergantian baris secara otomatis
c. Tidak memberikan efek pergantian baris secara otomatis
d. Jika menggunakan fungsi getch() karakter yang
dimasukkan tidak akan ditampilkan pada layar sehingga sering digunakan untuk meminta
inputan berupa password.
e. Sedangkan pada getche() karakter yang dimasukkan akan ditampilkan pada layar
e. Sedangkan pada getche() karakter yang dimasukkan akan ditampilkan pada layar
d. Fungsi gets()
a. Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan
a. Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan
untuk
memasukkan data numerik.
b. Harus diakhiri dengan penekanan tombol enter
c. Cursor secara otomatis akan pindah baris
b. Harus diakhiri dengan penekanan tombol enter
c. Cursor secara otomatis akan pindah baris
d. Tidak memerlukan penentu format
e. Fungsi cin
Menangani standard input pada C++ dengan menambahkan
overloaded operator extraction (>>) pada cin stream. Harus diikuti
bengan variable yang akan menyimpan data.
Contoh :
int umur;
cin >> umur;
cin >> umur;
Contoh diatas mendeklarasikan variabel age dengan tipe
int dan menunggu input dari cin (keyborad) untuk disimpan di variabel umur.
cin akan memproses input dari keyboard sekali saja dan
tombol ENTER harus ditekan.
Contoh :
// contoh program input dan
output
#include <iostream.h>
int main ()
{
int i;
cout << "Silahkan masukan nilai:
";
cin >> i;
cout << "Nilai adalah " << i;
cout << " Nilai jika di kali 5 adalah:
" << i*5 << ".\n";
return 0;
}
Output :
Silahkan masukan nilai: 2
Nilai jika di kali 5 adalah: 10.
Nilai jika di kali 5 adalah: 10.
cin juga dapat digunakan untuk lebih dari satu
input :
cin >> a >> b;
Equivalen
dengan :
cin >> a;
cin >> b;
cin >> b;
Dalam hal ini data yang di input harus 2, satu untuk
variabel a dan lainnya untuk variabel b yang penulisannya dipisahkan dengan
: spasi, tabular atau newline.





